EMPAT PNS DIKENAI SANKSI BERAT

14 September 2009

Hingga pertengahan September 2009 ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Semarang telah memberikan sanksi terhadap pelanggaraan disiplin kategori berat kepada empat PNS. Mereka yang menerima sanksi berdasarkan Keputusan Bupati Semarang itu terdiri dari seorang pejabat eselon III, seorang pejabat eselon IV dan dua orang staf. Hal itu dikatakan Kepala BKD Ir Anang Dwinanta MM kepada para wartawan di press room Setda di Ungaran, Senin (14/9) siang.

Menurut Anang, dua pejabat eselon itu dikenai sanksi pemberhentian dari jabatan karena melanggar disiplin PNS. “Mereka tidak bisa menjadi contoh yang baik bagi bawahannya dan masyarakat,” kata Anang.
Pejabat eselon III yang menduduki jabatan sekretaris sebuah dinas diberhentikan dari jabatannya karena terlibat kasus utang piutang. Sedangkan pejabat eselon IV di salah satu kecamatan perbatasan itu di-staf-kan karena terlibat pemalsuan stempel kepala desa untuk mengeruk keuntungan materi.

Satu orang PNS dikenai sanksi pemberhentian dengan hormat sebagai PNS tanpa hak pesangon karena terlibata tindak pidana dan telah menerima vonis tetap. Seorang PNS lainnya dihentikan pembayaran hak gajinya karena dua bulan berturut-turut mangkir atau tidak masuk kerja tanpa alasan.

Pemberian sanksi itu, lanjutnya merupakan bagian dari upaya penegakan disiplin PNS dan unutk membeikan efek jera bagi PNS yang bersangkutan. Sekaligus memberikan contoh penghargaan dan hukuman (reward and punishment) bagi PNS lainnya.

Ditambahkan, keempat kasus pelanggaraan disiplin PNS itu termasuk kategori berat yang ditangani BKD. Sedangkan pelanggaran disipliner di tingkat sedang dan ringan ditangani oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.(***)